Mari bershadaqah (karena sebagian harta kita adalah hak mereka juga yang membutuhkan) Bank mandiri 1320012549953 atau rek. Bank BRI 040701000328307 a/n Yayasan Al Hilal. (shadaqah tidak akan membuat Anda miskin)

.. ‘‘HIKMAH MAKAN MENGGUNAKAN
JARI TANGAN’’ ..

Diantara sunnah Rasulullah SAW
adalah makan dengan
menggunakan tangan kanannya.
Beliau memakan makanannya
dengan tiga jari, lalu menjilati
ketiga jari tersebut sebelum
membersihkannya. Dan bila ada
satu suap makanan terjatuh dari
tangan Rasul, beliau tidak akan
meninggalkan makanan tersebut,
melainkan mengambilnya dari
tanah, lalu membersihkannya dan
memakannya.

Hal tersebut diatas sesuai
tertuang dalam sabda Rasulullah
"jika satu suap makanan salah
seorang diantara kalian jatuh,
ambillah, lalu bersihkan
kotorannya, jangan biarkan untuk
setan. Jangan membersihkan
tangannya dengan sapu tangan,
namun jilatlah jari-jarinya karena
dia tidak mengetahui bagian
mana dari makanannya yang
mengandung keberkahan. (HR
Muslim).

Rasulullah SAW selalu makan
dengan ketiga jarinya. Setelah
selesai makan, Rasulullah SAW pun
akan menjilati ketiga jarinya itu.
(HR Muslim)

Ketika pertama kali
membayangkan cara makan
dengan menggunakan tiga jari
itu, mungkin kita akan merasa
bahwa hal itu tidak mungkin kita
lakukan apalagi jika harus
menjilatnya.
Sebagian orang yang bergaya
hidup mewah tidak suka menjilat
jari-jarinya karena menurutnya,
dia merasa jijik dengan perbuatan
tersebut. Padahal jika kita telah
mencobanya sekali saja, lalu kita
benar-benar melakukannya
dengan seksama, kita akan
terkagum-kagum dan merasa
bingung dengan apa yang kita
lakukan.

Rasulullah selalu makan
menggunakan tiga jari, karena
saat itu tidak menemukan hal lain
selain jari yang dapat dipastikan
bersih sehingga dapat
dipergunakan untuk makan.
Kemudian Rasulullah menjilat jari-
jari karena menurutnya kita tidak
tahu di bagian mana dari
makanan kita yang mengandung
berkah. Dengan demikian makan
dengan tiga jari dan menjilatnya
merupakan upaya mengikuti
sunnah Rasul dan bernilai ibadah.

Tetapi Apakah tidak boleh dengan
empat atau lima jari? Sebenarnya
tidak harus menggunakan tiga
jari saja. Makan menggunakan
lebih dari tiga jari diperbolehkan
jika makanan itu mengandung
kuah atau sejenisnya yang tidak
mungkin dimakan dengan tiga
jari.

Lalu apa hikmah dari makan
menggunakan jari tangan? Imam
Al-Ghazali, dalam kitab Ihya’
Ulumiddinnya, menjelaskan,
“Aktifitas makan itu dapat dilihat
dari 4 sisi, yaitu makan dengan
menggunakan satu jari dapat
menghindarkan seseorang dari
sifat marah, dengan dua jari akan
menghindarkan dari sifat
sombong, makan dengan tiga jari
akan menghindarkan dari sifat
lupa dan makan dengan
menggunakan empat atau lima
jari dapat menghindarkan dari
sifat rakus.

kemudian mengapa Rasulullah
menggunakan tiga jari?
sesungguhnya makan
menggunakan tiga jari akan
membuat setiap orang dapat
mengukur porsi makanan yang
cocok bagi dirinya.
Ia juga dapat menjadikan setiap
suap yang masuk ke dalam mulut
dapat dikunyah dan bercampur
dengan air liur dengan baik
sehingga kita tidak akan
mengalami gangguan
pencernaan.
Allahumma Sholli ’ala Muhammad
wa ‘ala alii Muhammad.
Sumber : Inilah Makanan
Rasulullah SAW. Prof.Dr.’Abdul
Busith Muhammad as- sayyid.

♥ Semoga Bermanfaat ♥

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 ISLAM AGAMAKU / Template by : Urangkurai