Mari bershadaqah (karena sebagian harta kita adalah hak mereka juga yang membutuhkan) Bank mandiri 1320012549953 atau rek. Bank BRI 040701000328307 a/n Yayasan Al Hilal. (shadaqah tidak akan membuat Anda miskin)

Ke Depan, Islam Akan Besar Di Dunia, Namun Tidak Di Indonesia

Hari ini, Islam menyebar dengan cara yang luar biasa. Jika pada 2010 jumlah pemeluk Islam mencapai 1,6 miliar jiwa, maka pada 2030 akan mencapai 2,2 miliar jiwa. Menurut lembaga The Pew Forum on Religion & Public Life, pertumbuhan jumlah umat Islam dua kali lebih besar dibandingkan non-Muslim pada dua dekade mendatang. Jika pertumbuhan jumlah umat Islam rata-rata mencapai 1,5 persen, maka non-Muslim hanya 0,7 persen.

Menyikapi fenomena itu, Direktur Islamic Center Southern California, Imam Jihad Turk menilai ada dua faktor yang menyebabkan populasi muslim meningkat pesat, pertama adalah angka kelahiran tinggi di kalangan umat Islam. Dan kedua, berbondong-bondongnya non-Muslim memeluk Islam.

Di Eropa sendiri, Islam diperkirakan akan mendapat tempat yang baik. Pada tahun 2027, satu dari lima orang Prancis sudah bisa diprediksi sebagai Muslim. Dengan angka seperti ini, 39 tahun ke depan, Prancis sudah diperkirakan menjadi Negara penganut Islam terbesar. Di Belanda, 25% penduduknya adalah Muslim. 50% dari kelahiran bayi baru berikutnya juga Muslim. Sedangkan di Russia ada 23 juta Muslim, dan hanya dalam waktu dekat, 40% dari tentara Russia akan menjadi Muslim juga.

Pemerintah Jerman adalah yang pertama menyuarakan perubahan dramatis ini. Mereka memperkirakan, pada 2025, German akan menjadi sebuah negara yang berpenduduknya mayoritas Muslim.

Jumlah 52 juta Muslim di Eropa sekarang ini diperkirakan akan berlipat ganda pada 24 tahun mendatang. Sejak tahun 1990, diperkirakan 90% dari pertumbuhan adalah Muslim. Pada 2050, Eropa akan menjadi benua yang penuh dengan umat Muslim.

Tahun 1970, hanya ada 100.000 orang Islam di AS. Sekarang jumlahnya menjadi 9 juta orang. Dalam 30 tahun ke depan, diperkirakan akan ada 50 juta Muslim di AS. New York Times telah mengklaim bahwa 25% Muslim Amerika adalah mualaf. Di Inggris, juga ada klaim bahwa sekitar 10.000 hingga 20.000 orang masuk Islam tiap tahunnya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, populasi umat Muslim di Eropa memang luar biasa. Di tengah hantaman gelombang isu Islam itu teroris, orang-orang Barat malah berbondong-bondong ingin mengenal Islam. Muslim di Eropa mempunyai perbedaan yang sangat besar. Antara lain, mereka memeluk Islam lebih banyak karena kesadaran mereka sendiri.

Sir George Bernard Shaw, yang dikutip dari The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936 mengatakan “If any religion had the chance of ruling over England, nay Europe within the next hundred years, it could be Islam,”. Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris, bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, Islam-lah agama tersebut.

Carnegie Endowment for International Peace, Database Kristen Dunia pada tahun 2007 memperkirakan enam agama dengan pertumbuhan paling cepat adalah Islam (1.8%), aliran keyakinan Bahai’i (1.7%), Sikhisme (1.62%), Jainisme (1.57%), Hinduisme (1.52%), dan Kristen (1.32%). Tingginya angka kelahiran disebut sebagai penyebab pertumbuhan tersebut.

Jamaah Sholat Shubuh Masjid Jami’ Darunnajah Cipining Rahimakumullah…

Berikut ini adalah sepuluh negara dengan umat Islam terbanyak menurut data dari The Pew Forum on Religion & Public Life pada tahun 2012:

1. indonesia
2. Pakistan
3. India
4. Bangladesh
5. Turki
6. Iran
7. Mesir
8. Nigeria
9. Aljazair
10. maroko

Bagaimana dengan kondisi muslim Indonesia?

Pada tahun 80-an masih lebih dari 90%, maka pada tahun 2000 populasi muslim turun ke angka 88,2% dan tahun 2010 turun lagi menjadi 85,1%.

Di Indonesia pertumbuhan agama Islam justru menurun drastis, seperti data di bawah ini:

1. Berdasarkan hasil riset Yayasan Al Atsar Al-Islam (Magelang) dan dalam rangkaian investigasi diperoleh data bahwa mulai tahun 1999-2000 Kristen dan Khatolik di Jateng telah meningkat dari 1-5 % diawal tahun 1990, kini naik drastis 20-25% dari total jumlah penduduk Indonesia.
2. Dari laporan Riset Dep. Dokumentasi dan Penerangan Majelis Agama Waligereja Indonesia, sejak tahun 1980-an setiap tahunnya laju pertumbuhan umat Khatolik: 4,6%, Protestan 4,5%, Hindu 3,3%, Budha 3,1% dan ISLAM HANYA 2,75% yang paling rendah (Astaghfirullah).
3. Dalam buku Gereja dan Reformasi penerbit Yakoma PGI (1999) oleh Pendeta Yewanggoe. Dijelaskan bahwa jumlah umat Kristiani di Indonesia (dari Riset) telah berjumlah lebih 20%. Sedangkan menurut data Global Evangelization Movement telah mencatat pertumbuhan umat Kristen di Indonesia telah mencapai lebih 40.000.000 orang (19 % dari total 210 jumlah penduduk Indonesia)
4. BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia melaporkan bahwa penurunan jumlah umat Islam di Indonesia. Contohnya di Sulawesi Tenggara turun menjadi 1,88% (dalam kurun waktu 10 tahun). Demikian pula di Jawa Tengah, NTT dan wilayah Indonesia lainnya.

Dalam Kiblat Garut, 26 Juni 2012 - Menteri Agama RI, Suryadharma Ali mengatakan, dari tahun ke tahun jumlah umat Islam di Indonesia terus mengalami penurunan. Padahal di sisi lain, jumlah penduduk Indonesia terus bertambah. Semula, jumlah umat Islam di Indonesia mencapi 95 persen dari seluruh jumlah rakyat Indonesia. Secara perlahan terus berkurang menjadi 92 persen, turun lagi 90 persen, kemudian menjadi 87 persen, dan kini anjlok menjadi 85 persen.

Menurut data Mercy Mission, sebanyak 2 juta Muslim Indonesia murtad dan memeluk agama Kristen setiap tahun. Jika ini berlanjut, diperkirakan pada tahun 2035, jumlah umat Kristen Indonesia sama dengan jumlah umat Muslim. Pada tahun itu, Indonesia tidak akan lagi disebut sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam.

Menurut The Observer, kelompok misionaris Light of Love for Aceh terang-teranganmengenalkan nilai-nilai Kristen melalui kegiatan amal yang diberikan kepada korban tsunami Aceh. Bahkan mereka berharap dapat membawa anak-anak Aceh ke Jakarta untuk ditempatkan di panti asuhan Kristen.

Begitu gencarnya para kaum misionaris mengkristenkan Indonesia. Orang-orang Kristen memang tidak suka orang Islam berjaya. Sebagaimana yang tertulis dalam QS Al-Baqarah ayat 120:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mau mengikuti kemauan mereka setelah pegetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.

Maha benar firman Allah SWT. Tidak heran jika kristenisasi terus dilakukan untuk merayu dan mendapatkan umat Islam murtad dari agamanya.

Fenomena penurunan jumlah umat Islam di Indonesia bisa jadi disebabkan oleh:

1. Kerja keras para misionaris yang melakukan kegiatannya dengan dukungan dana yang besar serta bantuan tenaga dan program secara internasional. Mereka tidak lagi mampu ‘menjual’ agama mereka di negerinya sendiri. Dengan kemajuan pendidikan dan cara hidup yang sangat liberal di negeri maju maka agama Nasrani menjadi terbelakng dan tidak mampu menjawab perkembangan zaman. Lalu para missionaris inipun menjual ‘dagangan’nya di negeri-negeri miskin dan rendah pendidikannya.
2. Bisa jadi kemiskinan dan kebodohan membuat umat Islam mudah menjadi menjadi Kufur/Kafir, seperti disabdakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits. Pesan Rasulullah ini jelas terbukti di Indonesia dimana pemurtadan umumnya sukses terjadi di kantong-kantong penduduk miskin yang terdapat baik di di pedesaan maupun di perkotaan. Bukankah hal ini sudah disinyalir oleh Nabi SAW, bahwa suatu ketika jumlah kalian (umat Islam) sangat banyak, tetapi bagai buih di lautan (sangat lemah) dan bila di tiup angin lalu menghilang; atau bagai kue yang diperebutkan oleh musuh-musuh kalian. Umat Islam yang ‘lemah’ inilah yang kini jadi bahan rebutan untuk memenuhi target kristenisasi (pemurtadan) para missionaris.
3. Bisa jadi sebagian umat Islam yang ‘lemah’ ini berpendidikan tinggi (pendidikan ilmiah non agama) dan dari golongan ekonomi kuat namun lemah dasar ilmu agamanya, sehingga menyebabkan mereka (tiga kemungkinan) :

1) Mengaku Islam sebatas formalitas saja dan enggan menjalankan perintah agama, seperti beribadah.

2) Mengaku Islam namun masih bersifat formal dan sebatas ritual ibadah (belum menjadikan agamanya sebagai Rahmatan lil alamin).

3) Mengaku Islam dan menerima Islam sebatas masuk dalam akal (dan pendidikan) mereka yang tinggi, seperti banyak dilakukan penganut dan simpatisan Islam liberal.

4) Mengaku Islam, tinggi ilmu agamanya dan banyak ibadahnya, tapi dirinya dikuasai dunia, hingga ia sibuk mengejar kekuasaan, popularitas, jabatan atau harta diantara aktivitas ibadahnya (yang sebenarnya tidak ikhlas).

(Dari Berbagai Sumber: untuk Introspeksi dan renungan bersama. Ta’lim Shubuh, 24 Oktober 2012)

=============

komen papamimin :
MATAHARI akan terbit dari BARAT dan TENGGELAM di TIMUR
apakah NASIB INDONESIA akan seperti ANDALUSIA (spanyol) dan PHILIPNA?
negri muslim yg berubah menjadi negri kristen?

menurut sumber BPS pada tahun 2010
jumlah penduduk indonesia berdasarkan agama dari total penduduk : 237.641.326 jiwa

1. ISLAM = 207.176.162 jiwa
2. Kristen = 16.528.513 jiwa
3. Katolik = 6.907.873 jiwa
4. Hindu = 4.012.116 jiwa
5. Budha = 1.703.254 jiwa
6. Konghucu = 117.091 jiwa
7. Lainya : 299.617 jiwa
8. Tidak Terjawab = 139.582 jiwa
9. tidak ditanyakan = 757.118 jiwa

jumlah pengaut ISLAM terbanyak ada di JAWA BARAT yaitu sekitar 41.763.592 jiwa dari jumlah penduduk 43.053.732 jiwa

penganut KRISTEN terbanyak ada di SUMTRA UTARA
penganut KATHOLIK terbanyak ada di NTT
Penganut HINDU terbanyak ada di BALI
penganut BUDHA terbanyak ada di JAKARTA
Pneganut KONHUCU terbanyak ada di KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Penganut agama (LAINYA) terbnayak di KALIMANTAN TENGAH

papamimin pernah mendengarkan ceramah salah seorang MANTAN MISIONARIS yg alhamdulilah udah masuk ISLAM dan jadi ustad skrg mah, namanya USTAD RAHMAT HIDAYAT.
dia itu CINA tapi udah jadi muallaf
dia pernah berkata,,,
pryoek kristenisasi oleh para pihak misionaris gereja di pokuskan di 3 pulau utama yaitu JAWA, SUMATRA dan KALIMANTAN karna ke 3 pulau ini adalah BASIS PESANTREN
tapi yg paling terpokusnya adalah PULAU JAWA, karna pulau jawa adalah pusatnya indonesia
tapi di pulau jawa juga yg paling terpokus itu adalah SUKU SUNDA.
karna suku sunda adalah suku di indonesia yg paling sangat susah diajak menyembah TUHAN yg menggantung di tiang jemuran kata ustad RAHMAT HIDAYAT.

setujukah nte penerapan HUKUM seperti di IRAN, PEMERINTAHAN THALIBAN AFGANISTAN dan AL-SHAHAB SOMALIA yg menerapkan HUKUMAN MATI bagi para kaum MURTAD? —

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 ISLAM AGAMAKU / Template by : Urangkurai