Mari bershadaqah (karena sebagian harta kita adalah hak mereka juga yang membutuhkan) Bank mandiri 1320012549953 atau rek. Bank BRI 040701000328307 a/n Yayasan Al Hilal. (shadaqah tidak akan membuat Anda miskin)

BAGI YANG SUKA BERDEBAT


Dari Aisyah radhiyallau 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إلى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ
"Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah Ta’ala adalah orang yang suka berdebat." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
"Aku akan menjamin sebuah rumah di tepi Surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan meskipun dia yang benar. Aku juga menjamin rumah di tengah Surga bagi siapa saja yang meninggalkan kedustaan walaupun dia sedang bergurau. Dan aku juga menjamin rumah di Surga yang paling tinggi bagi siapa saja yang berakhlak baik."
[HR. Abu Daud (no. 4800), dihasankan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Al-Jami’ (no. 1464)
Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلَّا أُوتُوا الْجَدَلَ ثُمَّ تَلَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الْآيَةَ: مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًا بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ
"Tidaklah suatu kaum tersesat setelah tadinya mereka berada di atas petunjuk, kecuali karena mereka adalah kaum yang senang melakukan perdebatan."
Kemudian beliau membaca ayat ini:
"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud berdebat saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar." (Az-Zukhruf: 58).
[HR. At-Tirmizi (no. 3253), Ibnu Majah (no. 47), dihasanksan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Al-Jami’ (no. 5633)]
Malik bin Anas rahimahullah, jika ada sebagian pengekor hawa nafsu yang datang kepadanya (untuk mengajaknya berdebat), maka beliau berkata:
أما أنا فعلى بينة من ديني وأما أنت فشاك إذهب إلى شاك مثلك فخاصمه
"Adapun aku, maka aku sudah yakin di atas keyakinanku. Adapun engkau yang masih ragu, silakan datangi orang yang ragu (karena ada syubhat di kepalanya) semisal dirimu, dan berdebatlah dengannya (saja)."
[Hilyatul Auliya’ (9/112)]

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 ISLAM AGAMAKU / Template by : Urangkurai