Mari bershadaqah (karena sebagian harta kita adalah hak mereka juga yang membutuhkan) Bank mandiri 1320012549953 atau rek. Bank BRI 040701000328307 a/n Yayasan Al Hilal. (shadaqah tidak akan membuat Anda miskin)



Sempatkan Berdoa di Bilik Suara




Memilih memang semudah mencontreng atau mencoblos kertas suara. Tetapi pejabat terpilih yang kerap melukai hati rakyat dengan korupsi membuat trauma psikologis enggan memilih. Diprediksi goput semakin banyak. Ini memang PR KPU. Tetapi sebagai pemilih, untuk melangkah ke tempat pemilihan suara bagai makan buah simalakama. Memilih takut salah pilih caleg, tidak memilih justru satu suara golput bisa berpengaruh tergesernya caleg terbaik.

Aku sendiri sampai sekarang belum paham betul siapa caleg terbaik pilihanku nantinya. Terbaik sekarang karena menjelang pemilu belum tentu lima tahun mendatang. Apalagi mereka yang di pelosok desa, kriterianya berdasarkan feeling yang kadang hanya mengandalkan viaualisasi foto caleg. Asal cantik atau ganteng. Masih banyak orang yang selalu berpatokan kepada duniawi, siapa dia, dari mana asalnya, apa partainya, dan yang tak ketinggalan berapa uang yang telah dia gelontorkan untuk kita.

Beginilah hasilnya, tak perlu kaget jika caleg terpilih orientasinya juga untuk duniawinya. Bagaimanapun cara kerjanya yang penting pekerjaan beres. Mau pakai KKN atau tidak yang penting orang tak tahu.

Padahal caleg terbaik adalah mereka yang selalu melibatkan Tuhan dalam setiap pekerjaannya. Tidak korupsi bukan karena takut penjara tetapi bentuk ketaatan dan kepatuhan kepada Tuhannya.

Maka ketika memilih nanti, kita juga harus melibatkan Tuhan. Terlalu egois jika kita hanya ingin pemimpin terbaik tapi tidak pernah berdoa agar diberikan pemimpin terbaik. Jangan-jangan dulu ketika memilih kita juga lupa untuk berdoa? Agar tak menyesal dan tak salah memilih, sempatkanlah berdoa di bilik suara untuk caleg dan pemimpin pilihan kita.




0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2012 ISLAM AGAMAKU / Template by : Urangkurai